Selasa, 22 Maret 2011

Makna Kalakay Gupay

Mungkin ada yang bertanya apa makna kalakay gupay yang dipakai disini. Ya, mungkin kalau orang sunda mah tos teu asing kana istilah ini yah..ngarti pisan, tapi pas diterjemahkan ke bahasa indonesia, kok jadi lieur? tah..tah..inilah hebatnya basa sunda, sok banyak arti dan banyak makna. Coba we :

Kalakay = daun yang sudah tua, kering, berguguran.
Gupay = melambai, its mean for ngagupayan= melambaikan tangan, understand? of course not!:)

Jadi apa maksudnya "daun kering - melambai-lambai" ??
Entah kenapa Mang Nano suka memakai istilah ini dalam puisi-nya , mungkin menggambarkan harapan yang pupus, atau kehidupan di dunia yang tak abadi,laksana daun yang tertimpa sang waktu, tua, yang tinggal hanyalah lambaian kenangan masa lalu....begitu kali ya? kalo ada yang tidak puas silakan tanya kepada sang maestro-nya, kang Yayat Hendayana.

Gara-gara beliau juga saya jadi makin keranjingan kawih sunda lewat lagu..yang judulnya KALAKAY GUPAY juga, lakadalah... dengan kepiawaiannya beliau merajut puisi demi puisi Mang Nano, syair-demi syair Mang Koko, digabung menjadi sebuah cerita luar biasa, yeah..mirip kasih tak sampai lah, pan biasa kisah melankolis lebih dalam dan bertahan lama dari pada kisah happy ending, contoh, shakespeare, titanic, cleopatra, bahkan ditanah kita ada gayatri sama upasara..(dongeng yang indah buat mas wendo), de-el-el lah...

Kesimpulannya, kalakay gupay hanya sebagai simbol sejarah bahwa kehidupan laksana lintasan perjalanan waktu, yang melintas sebentar,lalu pergi untuk menuju kampung halaman sejati, yakni Qadhi Rabbul Izzati, Allah Subhanahu Wa Ta'ala...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar